← Semua Q&A
Partpedia Partpedia

Insight · Q&A

Kenapa motor induksi wound rotor mengalami masalah pada slip ring dan bagaimana

Jawaban

perawatannya berbeda dari motor squirrel cage?

Motor induksi wound rotor punya konstruksi rotor yang berbeda dari motor squirrel cage konvensional, memakai kumparan kawat pada rotornya yang terhubung ke rangkaian eksternal lewat slip ring dan sikat karbon, konstruksi yang memungkinkan pengaturan resistansi rotor eksternal untuk mengontrol karakteristik start dan kecepatan motor, tapi juga menambah kompleksitas perawatan yang tidak dimiliki motor squirrel cage yang jauh lebih sederhana konstruksinya. Karena adanya sistem slip ring dan sikat karbon sebagaimana sudah dibahas pada topik terpisah, motor wound rotor membutuhkan jadwal pemeriksaan dan penggantian sikat karbon secara berkala yang sama sekali tidak diperlukan pada motor squirrel cage, serta pembersihan rutin area slip ring dari debu karbon hasil keausan sikat yang bisa mengganggu kontak listrik kalau dibiarkan menumpuk.

Rangkaian resistansi rotor eksternal yang terhubung lewat slip ring juga perlu diperiksa secara berkala, memastikan tidak ada sambungan yang mengendur atau terkorosi yang bisa mengganggu karakteristik start motor. Meski membutuhkan perawatan lebih intensif, motor wound rotor tetap dipilih untuk aplikasi tertentu yang membutuhkan torsi start tinggi dengan arus start yang lebih rendah dibanding motor squirrel cage, seperti pada crane, conveyor beban berat, dan aplikasi lain yang membutuhkan kontrol kecepatan bertahap tanpa peralatan elektronik kontrol tambahan yang kompleks.

Sumber

Panduan teknis motor induksi wound rotor dari produsen motor listrik industri, serta literatur teknik mesin listrik mengenai karakteristik dan aplikasi motor slip ring.