Insight · Q&A
Bagaimana cara kalibrasi vernier caliper dan micrometer yang sesuai standar ISO 17025?
Jawaban
Kalibrasi alat ukur presisi seperti vernier caliper dan micrometer wajib dilakukan di laboratorium yang terakreditasi ISO/IEC 17025, standar internasional yang membuktikan sebuah laboratorium kalibrasi memang kompeten, netral, dan konsisten dalam layanan kalibrasinya, bukan sekadar mengklaim akurat secara sepihak. Proses kalibrasinya membandingkan hasil pengukuran alat yang diuji terhadap standar acuan yang tertelusur atau traceable ke standar nasional maupun internasional, lalu hasilnya dituangkan dalam sertifikat yang mencantumkan nilai koreksi serta ketidakpastian pengukuran atau measurement uncertainty pada tingkat kepercayaan sembilan puluh lima persen. Untuk vernier caliper, titik pengukuran biasanya mencakup beberapa titik sepanjang rentang ukurnya, bukan cuma satu titik saja, karena keausan rahang caliper bisa berbeda tingkat kesalahannya tergantung posisi pengukuran. Untuk micrometer, selain akurasi pembacaan, pemeriksaan juga mencakup kerataan dan kesejajaran permukaan pengukurnya (flatness dan parallelism), karena micrometer yang secara pembacaan angka masih benar tapi permukaannya sudah tidak rata akan tetap menghasilkan hasil ukur yang salah. Interval kalibrasi idealnya ditentukan berdasarkan frekuensi pemakaian dan tingkat kekritisan aplikasinya, tapi patokan umum yang sering dipakai industri adalah setiap enam sampai dua belas bulan sekali, dengan pemeriksaan visual harian tambahan oleh pengguna sebelum alat itu dipakai untuk memastikan tidak ada kerusakan fisik yang kasat mata.
Sumber
Standar ISO/IEC 17025:2017 untuk kompetensi laboratorium pengujian dan kalibrasi, serta pedoman kalibrasi alat ukur dimensi dari lembaga metrologi nasional dan internasional.