Insight · Q&A
Apa perbedaan motor DC brushless dan brushed, dan kenapa brushless makin populer di industri?
Jawaban
Motor DC brushed menggunakan sikat karbon dan komutator mekanis untuk membalik arah arus pada kumparan rotor secara berkala saat berputar, sebuah mekanisme yang sederhana dan murah tapi menghasilkan gesekan konstan yang mempercepat keausan sikat, memerlukan penggantian berkala, serta menghasilkan percikan listrik kecil yang bisa mengganggu peralatan elektronik sensitif di sekitarnya, mirip prinsip yang sudah dibahas pada topik terpisah mengenai slip ring motor listrik.
Motor DC brushless menghilangkan kebutuhan sikat dan komutator mekanis sama sekali, menggantikannya dengan sistem elektronik yang mengatur pembalikan arus lewat sensor posisi rotor dan rangkaian kontrol elektronik eksternal, menghasilkan motor yang jauh lebih andal, minim perawatan karena tidak ada komponen gesek yang aus, serta lebih efisien karena tidak ada kehilangan energi akibat gesekan sikat dan komutator.
Keunggulan tambahan motor brushless mencakup rasio daya terhadap berat yang lebih baik, kemampuan beroperasi pada kecepatan lebih tinggi tanpa batasan mekanis dari komutator, serta kontrol kecepatan dan torsi yang lebih presisi lewat sistem elektronik yang mengaturnya.
Konsekuensinya, motor brushless membutuhkan rangkaian kontrol elektronik atau driver khusus yang menambah kompleksitas dan biaya sistem secara keseluruhan dibanding motor brushed yang bisa langsung dioperasikan dengan suplai DC sederhana tanpa perangkat kontrol tambahan, sehingga pemilihan antara keduanya perlu mempertimbangkan trade-off antara kesederhanaan sistem dan kebutuhan keandalan serta presisi kontrol jangka panjang.
Sumber
Literatur dasar teknik motor listrik DC, mengenai perbandingan konstruksi dan karakteristik operasional motor brushed dan brushless.