Insight · Q&A
Apa itu Incoterms, dan istilah apa saja yang wajib dipahami untuk pengadaan sparepart
Jawaban
impor?
Incoterms, singkatan dari International Commercial Terms, adalah kumpulan istilah standar internasional yang diterbitkan International Chamber of Commerce untuk mendefinisikan secara jelas pembagian tanggung jawab, biaya, dan risiko antara penjual dan pembeli dalam transaksi perdagangan internasional, sangat penting dipahami untuk menghindari kesalahpahaman dalam pengadaan sparepart impor sebagaimana sudah disinggung pada topik terpisah mengenai proses impor. Istilah EXW atau Ex Works menempatkan tanggung jawab paling minimal pada penjual, yang hanya perlu menyiapkan barang di fasilitasnya sendiri, sementara seluruh biaya dan risiko pengiriman selanjutnya sepenuhnya ditanggung pembeli.
Istilah FOB atau Free on Board menempatkan tanggung jawab penjual sampai barang berhasil dimuat ke atas kapal di pelabuhan asal, setelah itu risiko dan biaya berpindah ke pembeli. Istilah CIF atau Cost, Insurance, and Freight mewajibkan penjual menanggung biaya pengiriman dan asuransi sampai pelabuhan tujuan, meski risiko kerusakan barang tetap berpindah ke pembeli begitu barang dimuat ke kapal, sebuah nuansa penting yang sering disalahpahami karena orang mengira CIF berarti penjual bertanggung jawab penuh sampai barang diterima, padahal secara teknis risiko sudah berpindah lebih awal. Istilah DDP atau Delivered Duty Paid menempatkan tanggung jawab paling besar pada penjual, mencakup seluruh biaya pengiriman, asuransi, bea masuk, dan pajak sampai barang benar-benar sampai ke lokasi pembeli. Memahami perbedaan istilah ini krusial saat menegosiasikan kontrak pembelian sparepart impor, karena pemilihan Incoterms yang tepat mempengaruhi total biaya riil dan tingkat kerumitan administratif yang harus ditanggung pembeli.
Sumber
Publikasi resmi Incoterms 2020 dari International Chamber of Commerce, mengenai definisi dan aplikasi istilah perdagangan internasional standar.