← Semua Q&A
Partpedia Partpedia

Insight · Q&A

Kenapa muncul harmonik listrik tinggi akibat penggunaan VFD dan servo drive, serta bagaimana mitigasinya?

Jawaban

VFD dan servo drive bekerja dengan cara mengubah arus AC jadi DC lalu memotongnya kembali jadi gelombang AC tiruan lewat proses switching berkecepatan tinggi, dan proses inilah yang menghasilkan distorsi harmonik, komponen frekuensi kelipatan dari frekuensi dasar lima puluh hertz yang mencemari kualitas daya listrik secara keseluruhan. Harmonik orde ke-5, ke-7, ke-11, dan ke-13 biasanya jadi yang paling dominan dan paling problematik dari beban VFD. Dampaknya nyata: transformator dan motor jadi lebih cepat panas akibat rugi-rugi tambahan, kapasitor bank rentan gagal prematur, kabel netral bisa kelebihan beban akibat harmonik triplen, dan proteksi listrik bisa trip tanpa sebab yang jelas. Standar internasional IEEE 519 menetapkan batas total harmonic distortion arus maksimal di titik interkoneksi, umumnya di kisaran lima persen, sebagai acuan kepatuhan kualitas daya. Strategi mitigasinya berjenjang sesuai tingkat keparahan: pemasangan line reactor atau reaktor AC/DC jadi solusi termurah dan paling sederhana meski efeknya terbatas terutama untuk harmonik orde rendah, filter pasif single tuned yang disetel spesifik ke satu orde harmonik terbukti secara riset mampu menurunkan THD drastis dari sekitar lima belas persen jadi di bawah dua persen, sementara active harmonic filter menawarkan kompensasi dinamis secara real time dengan menyuntikkan arus berlawanan fasa, dan untuk sistem dengan banyak drive sekaligus, konfigurasi VFD 12-pulsa atau 18-pulsa maupun teknologi active front end berbasis IGBT bisa menekan harmonik sampai jauh di bawah standar tanpa perlu filter eksternal tambahan.

Sumber

Standar IEEE 519 untuk batas harmonik pada sistem tenaga listrik, jurnal teknik elektro nasional mengenai simulasi filter harmonik berbasis ETAP, dan dokumentasi teknis produsen drive seperti Siemens, ABB, dan Eaton.